Selasa, 14 Februari 2012

Aku Ragu (Si Batas Kota)


Aku tak sepenuhnya sendiri
Aku tak hanya berteman sepi
Ada kamu yang senantiasa
datang dan pergi
sesuka hati
Bagai angin malam
Kau belai aku dalam hayalan
Bagai senandung bunda
Kau lelapkan aku dalam buaian
Kamu yang lelapkan aku dalam buaian
Kamu yang kulukis dalam angan
Kamu yang kucipta dalam impian
Tiba-tiba hilang tanpa alasan
Lalu datang bawa harapan
Sayang…
Meski semua terasa semu
Aku setia menunggu
Aku ragu…
Akankah kita menyatu?

 #eaaa sebel deh puisinya